Learning by Gaming

5:32:00 PM

Ada Harvest Moon, Winning Eleven, Final Fantasy, dan masih banyak yang lain. Tau kan itu nama-nama apa? Kalau yang seumuran sama saya pasti tau dong. Kalau nggak tau berarti masa kecilnya belum bahagia. Hehe. Ada lagi Ragnarok, Risk Your Life, Getamped, Ayo Dance, dan teman-temannya. Kalau ini masih gak tau juga? Sungguh, keterlaluan. Hehe.

Itu beberapa macam video game yang sempat ngehits di dua dekade terakhir ini. Nggak cuma di Indonesia, bahkan di Dunia. Keren kan? Jadi orang-orang yang pernah main game-game di atas itu termasuk keren.. Hehe. Malah narsis.

Oke lah, jadi begini pemirsah, saya akan mengeluarkan statement bahwa bermain game itu tak selamanya merugikan. Kenapa? Nanti saya jelaskan. Banyak orang tua, melarang anaknya bermain game dengan alasan yang sangat berragam. Ya gak bisa belajar lah, ya tambah bodoh lah, ya tambah malas lah, dan bla bla bla yang lainnya. Biasanya anak yang suka main game sering kena marah sama orang tuanya. "Kamu ini, kerjaannya main terus!", "Kerjaannya main aja, kapan belajarnya?!", begitu redaksi yang sering muncul dari orang tua ketika melihat anaknya main game. Entah apa modusnya. *maaf ya orang tua* :D

Tapi bukannya saya tidak setuju bahwa main game gak ada ruginya ya. Saya agaknya sedikit setuju kalau main game itu juga punya nilai minus. Apalagi kalau itu dilakukan secara berlebihan dan diluar batas. Segala sesuatu yang berlebihan itu tidak baik bukan? *ciyee bijak* :D

Setelah bersemedi selama beberapa hari, ini lah beberapa manfaat dari main games yang saya temukan. Ini berdasarkan pengamatan oleh beberapa rekan dan pengalaman pribadi tentunya ya. Hehe.

  • Sebagai hiburan. Aktivitas sehari-hari yang monoton dan membuat otak berfikir keras sangat memungkinkan kita untuk boring, penat dan tidak bergairah. Salah satu untuk menghilangkan perasaan-perasaan tersebut dan melupakan sejenak rutinitas adalah dengan bermain video games. Serunya tantangan-tantangan yang diberikan oleh si games akan mengalihkan fikiran kita untuk tidak memikirkan lagi rutinitas yang menjemukan. 
  • Mengasah logika dan insting. Bermain games kadang juga butuh insting. Tidak serta merta semua orang bisa bermain dengan baik. Kadang ada yang cukup sekali main langsung bisa naik ke level berikutnya. Ada yang sudah bermain berkali-kali tetep aja game over juga. Itu bergantung sama insting dan logika si pemain. Tapi dengan semakin sering bermain, akan semakin terasah insting dan logika kita. Kita akan semakin mudah membaca pola-pola yang ada pada games tersebut. Imbasnya, logika dan insting ini juga bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari kita dalam membaca pola-pola kehidupan.
  • Berfikir sistematis. Ada beberapa genre games yang sangat memerlukan pemikiran sistematis si pemainnya. Salah satunya game RPG (Role Played Game). Pada game RPG pemain dituntut untuk menyelesaikan sesuatu sebelum melakukan sesuatu yang lain. Semacam prasyarat. Lakukan A dulu sebelum melakukan B, begitu seterusnya. Tentu dengan kita terbiasa bermain game RPG ini cara berfikir kita akan semakin sistematis untuk diterapkan di aktivitas keseharian kita. :)
  • Mengasah kreativitas. Imajinasi yang disajikan dalam sebuah games seringnya memang diluar akal kita. Ada orang bisa ngeluarin api, ada tongkat yang bisa ngeluarin es, ada pedang yang bisa berubah jadi naga, dan lain-lain. Ini tentu hanya ada di dunia hayalan. Tentu ini akan memicu si pemain untuk berfikir out of the box. Yap, dengan seringnya berfikir out of the box akan terpacu juga kreativitas kita. Semakin sering semakin terasah.
  • Pantang menyerah. Ketika sedang bermain game, kalau kita kalah, biasanya terpacu untuk main lagi. Penasaran dengan bagaimana rasanya menang. Penasaran bagaimana serunya cerita berikutnya. Ini kalau bisa dirasionalisasikan dalam kehidupan nyata keren banget. Kalau jatuh ya bangkit lagi. Kalau gagal, ya coba lagi. Fokus pada capaian.
  • Silaturrahim. Nah, ini khusus untuk game online atau yang bermode multiplayer. Modus ini kalau dikonsep dengan baik, sangat efektif digunakan untuk saling bercengkerama, bercerita, bersendau gurau, berdiskusi, berkumpul bersama, bahkan berdiskusi tentang sesuatu.Terlebih lagi kalau kita bermain game online, kita bisa punya teman baru.Yang begini namanya mempererat silaturrahim bukan?
  • Problem Solving. Saat bermain sebuah games kita disuruh bagaimana caranya memecahkan sebuah masalah tertentu. Bagaimana caranya kita bisa menuju ke sebuah tujuan dengan berbagai rintangan yang disajikan. Ini sangat bagus kalau kita biasakan. Beneran! Kebiasaan kayak begini akan memudahkan kita mendapatkan masalah di kehidupan nyata. Seakan-akan kita sudah terbiasa memecahkan masalah. Kita lebih mudah membaca pola permasalahan, berikut dengan penyelesaiannya. 
Nah, lumayan banyak kan pemirsah manfaatnya? Tapi itu versi saya loh ya. Hehe.. Learning by gaming. Belajar tidak selalu dari buku, tapi bisa dari bermain games. Bukan begitu? :D

Saran saya hanya, pandai-pandai sajalah mengambil hikmah dari sesuatu. Saya bukan menyarankan untuk banyak-banyak lah bermain game loh ya. Hanya ingin berpendapat bahwa persepsi buruk orang tentang game itu tidak selalu benar. Pintar-pintarlah mengambil manfaatnya.

Terakhir, bersudut pandanglah seluas-luasnya. Dengan begitu kita bisa melihat dunia itu memang tidak selebar daun kelor. Dengan begitu kita bisa berkacamata lensa, bukan berkacamata kuda. Dengan begitu pula kita bisa meneropong bintang dan membuktikan bahwa bintang ternyata tidak sekecil yang kita lihat.

Semoga bermanfaat ya. ^_^

You Might Also Like

0 comments